Kamis, 08 November 2012

CERPEN (Cerita Pendek) Percintaan


JATUH CINTA DALAM PERSAHABATAN


Pada hari yang cerah ada empat orang siswa SMP yang sudah lama bersahabat dari saat mereka masih SD ialah Anggi, Ririn, Alex, dan Dimas. Mereka selalu jalan bersama, main bersama, dan belajar bersama. Jika ada salah seorang teman mereka mengalami kejadian yang tidak enak atau pun merasakan kebahagian pasti ia akan menceritakan kepada sahabat-sahabatnya.
Dan pada suatu hari Anggi ingin bercuhat semua isi hatinya kepada Ririn…
“Hey…Ririn, aku ingin curhat ke kamu nihh tentang asmaraku kepada seseorang…” ujar Anggi
“Hey juga…Anggi, kamu lagi jatuh cinta ya…?” Kata Ririn
“Iya hehe…” ujar Anggi (wajahnya yang memerah)
Anggi sudah lama jatuh cinta kepada Alex sehingga ia sekarang bercuhat kepada Ririn. Saat mereka sedang asik bercurhat datanglah Alex dan Dimas.
“Sedang apa kalian disini?” kata Dimas (penasaran)
“Kita hanya sedang mengobrol saja…” kata Anggi
Pada hari itu Anggi sangat bahagia karena bisa melihat wajah Alex yang sangat ganteng menghampiri dirinya. Disamping itu juga Alex pun jatuh cinta kepada Anggi dan semua sahabatnya belum tahu kalau Alex suka kepada Anggi.
Keesokkan harinya Ririn memberikan informasi kepada Dimas kalau Anggi itu suka kepada Alex.
“Lex, aku mau kasih info nih tentang Anggi”
“Emang ada apa sama Anggi?”
“Anggi itu lagi jatuh cinta loh”
“Sama siapa?”
“Sama Alex…”
“Yang bener?”
“Bener”
Setelah Dimas mendapatkan informasi dari Ririn, Dimas pun memberi tahu kepada Alex kalau Anggi suka dengan Alex. Alex pun terkejut karena Anggi pun suka kepada dirinya. Dan ia merasa dibawa ke dalam alam mimpi yang sangat indah sepeti di Surga dan ia merasa belum pecaya jika Anggi suka kepadanya.
Setelah Alex percaya dengan omongannya Dimas, ia mencari cara untuk menembak hati Anggi. Setelah lama berfikir Alex pun belum mendapatkan cara untuk menembak Anggi dan ia meminta bantuan kepada Dimas dan Ririn.
Dimas pun dengan senang hati membantu Alex untuk menembak hati Anggi dan ia pun memanggil Ririn untuk membantunya untuk menjodohkan Alex dengan Anggi.
“Ririn mau ngga kamu bantu aku?”
“Bantu apa, Dim?”
“Bantu aku buat menjodohkan Alex dengan Anggi…”
“Mau banget tapi kapan waktunya?”
“Gimana kalau besok aja di taman dekat sekolah kita?”
“Aku setuju banget tuh…”
“Ya sudah besok kamu ajak Anggi untuk ke Taman dan aku juga nanti ajak Alex untuk ke Taman juga…dan disana kita bikin surprise untuk mereka berdua”
Dan keesokan harinya Ririn merahasiakan hal yang kemarin dibicarakan dengan Dimas kepada Anggi. Begitu pun Dimas, ia merahasiakan kepada Alex juga. Setelah mereka berempat tiba di Taman, Alex dan Anggi terkejut dan Dimas membisikkan kepada Alex.
“Lex ayo sekarang waktunya kamu untuk menembak hatinya Anggi…”
“iya-iya aku lakuin sekarang…” dengan semangatnya
Alex pun berbicara kepada Anggi dengan ragu-ragu dan kaki dan tangannya pun dingin.
“Anggi, aku itu sudah lama suka sama kamu semenjak kita baru masuk SMP, kamu itu bagai bidadari yang jatuh dari Surga yang dapat mencuri hatiku dan kamu itu cewek yang sangat cantik, imut, baik, dan lain-lain dech... kalau gitu kamu mau ngga jadi pacar aku? kalau kamu ngga mau menerima cintaku juga ngga apa-apa kok…” kata Alex (dengan mengungkapkan isi semua perasaannya/hatinya dengan sangat mendalam)                                                                                  “hmm…gimana yah…ya sudah dech aku mau sama kamu…” ujar Anggi
“Yang bener..?” kata Alex (dengan wajah yang belum pecaya)
“Bener…” ujar Anggi
Mereka berdua sekarang telah sah menjadi pasangan kekasih dan mereka berdua sangat cocok dalam menjalin hubugan kekasih dan mereka berdua tidak melupakan kedua sahabat mereka yaitu Ririn dan Dimas karena mereka berdua telah menyatukan hati Alex dan Anggi. Jika tanpa jasa mereka pasti Alex dengan Anggi tidak akan seperti ini.
Saat 1 (satu) tahun kemudian mereka berempat akan menghadapi Ujian Nasional dan Alex dan Anggi pun serius belajar untuk menghadapi Ujian Nasional, begitu juga dengan Dimas dan Ririn ia pun serius belajar. Tetapi walaupun Alex dan Anggi berpacaran, persahabatan mereka berempat tidak hancur dan Alex dan Anggi tetep serius dalam bersekolah.
1 (satu) hari sebelum menghadapi Ujian Nasional mereka berempat mengaji dan berdoa bersama semoga mereka lulus SMP.
“Ayo teman-teman kita berdoa semoga kita nanti lulus SMP.” Ujar Dimas kepada sahabatnya
“Iya Amin…” kata para sahabatnya
Setelah mereka lulus SMP dan masuk SMA. Percintaan Alex dengan Anggi kurang begitu bagus/baik karena mereka berdua sekarang sekolahnya berbeda dan Alex pun ingin bersekolah di luar negeri.
“Anggi kayaknya hubungan kita sudah tidak bisa di jalin lagi karena aku akan bersekolah di luar negeri dan aku tidak bisa menghubungi dirimu lagi…” kata Alex (sedih..)
“Kenapa kamu harus sekolah di luar negeri?…aku masih cinta kamu, aku masih sayang kamu, dan aku mau kamu selalu ada di sisiku…” ujar Anggi (menagis)
“Yah mau gimana lagi aku harus ikut dengan orangtuaku ke luar negeri…maafkan diriku ya…aku pasti di sana selalu ingat kepada dirimu dan aku pasti akan kembali…”
“Ya sudah kalau itu mau kamu…”
Akhirnya percintaan/hubungan mereka putus/berakhir.
Keesokkan harinya Alex pun pergi ke luar negeri bersama orangtuanya dan Alex belum mengasih kabar kepada Dimas dan Ririn atas kepergiannya ke luar negeri. Dan akhirnya Anggi pun yang menceritakan ini semua kepada Dimas dan Ririn, jika Alex sudah pergi untuk bersekolah di luar negeri.
“Eh…sekarang aku sedih banget karena aku sekarang sudah putus cuma gara-gara dia mau bersekolah di luar negeri…”
“Ya jangan sedih lagi dong…biarkan dia pergi” kata Ririn
“Iya tuh bener…kan masih ada kita sahabat kamu” kata Dimas
“hmmm….” Ujar Anggi (nangis tersedu-sedu)
5 (lima) tahun kemudian di SMP Alex, Anggi, Dimas, dan Ririn, mengadakan sebuah acara yaitu reuni alumni. Alex pun mendapatkan berita tersebut dari internet dan keesokkan harinya ia pergi ke Indonesia untuk menghadiri reuni di SMPnya dulu sekaligus ia ingin bekerja di Indonesia. Sementara itu Anggi, Dimas, dan Ririn juga ingin menghadiri acara tersebut
Keesokkan harinya Anggi, Dimas, dan Ririn pergi bersama-sama ke acara reuni di SMPnya dulu. Begitu juga dengan Alex ia bersemangat untuk datang kesana dan bisa menemui sahabat-sahabatnya terutama kepada Anggi.
Setelah Alex datang ia belum menemui sahabatnya.
“kemana ya sahabatku…” (sambil berpikir)
Tidak begitu lama, datang lah Anggi, Dimas, dan Ririn.
“Nah itu mereka datang…” (bergembira dan ia menghampiri Anggi, Dimas, dan Ririn)
Anggi, Dimas, dan Ririn tidak menyangka bahwa Alex akan kesini.
“Ini Alex..? kata Anggi (kaget)
“Iya ini aku Alex” kata Alex (bahagia bisa bertemu dengan Anggi)
Alex dan Anggi berpelukan…dan Alex pun tidak lupa berpelukan juga dengan sahabatnya karena sudah lama tidak bertemu.
Alex dan Anggi pun berpisah dengan Dimas dan Ririn untuk mengobrol berdua.
 “Anggi, aku di sana tidak bisa melupakan dirimu…aku kayaknya masih cinta dan sayang sama kamu…kalau gitu kamu mau ngga kembali ke hati aku untuk menemani diriku sampai maut memisahkan kita…?” kata Alex (dengan serius)
“Aku juga tidak bisa melupakan dirimu…mau” kata Anggi (menjawab dengan lembut)
“asikkk…” kata Alex (dengan gembira)
“haha…” ujar Anggi
Setelah mengobrol secara serius, Alex dan Anggi kembali ke dalam acara dan bertemu dengan Dimas dan Ririn dan menceritakan semuanya kepada Dimas dan Ririn tentang hubungan mereka yang bersemi kembali.
Hubungan mereka berlanjut sampai jenjang pernikahan dan sampai maut yang memisahkan mereka…



THE AND



NAMA          : PRADITYO.EKO.SAPUTRO
KELAS         : IX
SEKOLAH   : SMP NEGERI 51 BANDUNG
TUGAS         : CERPEN (B.INDONESIA)

0 komentar:

Posting Komentar