JATUH CINTA DALAM PERSAHABATAN
Pada
hari yang cerah ada empat orang siswa SMP yang sudah lama bersahabat dari saat
mereka masih SD ialah Anggi, Ririn, Alex, dan Dimas. Mereka selalu jalan
bersama, main bersama, dan belajar bersama. Jika ada salah seorang teman mereka
mengalami kejadian yang tidak enak atau pun merasakan kebahagian pasti ia akan
menceritakan kepada sahabat-sahabatnya.
Dan
pada suatu hari Anggi ingin bercuhat semua isi hatinya kepada Ririn…
“Hey…Ririn,
aku ingin curhat ke kamu nihh tentang asmaraku kepada seseorang…” ujar Anggi
“Hey
juga…Anggi, kamu lagi jatuh cinta ya…?” Kata Ririn
“Iya
hehe…” ujar Anggi (wajahnya yang memerah)
Anggi
sudah lama jatuh cinta kepada Alex sehingga ia sekarang bercuhat kepada Ririn.
Saat mereka sedang asik bercurhat datanglah Alex dan Dimas.
“Sedang
apa kalian disini?” kata Dimas (penasaran)
“Kita
hanya sedang mengobrol saja…” kata Anggi
Pada
hari itu Anggi sangat bahagia karena bisa melihat wajah Alex yang sangat
ganteng menghampiri dirinya. Disamping itu juga Alex pun jatuh cinta kepada
Anggi dan semua sahabatnya belum tahu kalau Alex suka kepada Anggi.
Keesokkan
harinya Ririn memberikan informasi kepada Dimas kalau Anggi itu suka kepada
Alex.
“Lex,
aku mau kasih info nih tentang Anggi”
“Emang
ada apa sama Anggi?”
“Anggi
itu lagi jatuh cinta loh”
“Sama
siapa?”
“Sama
Alex…”
“Yang
bener?”
“Bener”
Setelah
Dimas mendapatkan informasi dari Ririn, Dimas pun memberi tahu kepada Alex
kalau Anggi suka dengan Alex. Alex pun terkejut karena Anggi pun suka kepada
dirinya. Dan ia merasa dibawa ke dalam alam mimpi yang sangat indah sepeti di
Surga dan ia merasa belum pecaya jika Anggi suka kepadanya.
Setelah
Alex percaya dengan omongannya Dimas, ia mencari cara untuk menembak hati
Anggi. Setelah lama berfikir Alex pun belum mendapatkan cara untuk menembak
Anggi dan ia meminta bantuan kepada Dimas dan Ririn.
Dimas
pun dengan senang hati membantu Alex untuk menembak hati Anggi dan ia pun
memanggil Ririn untuk membantunya untuk menjodohkan Alex dengan Anggi.
“Ririn
mau ngga kamu bantu aku?”
“Bantu
apa, Dim?”
“Bantu
aku buat menjodohkan Alex dengan Anggi…”
“Mau
banget tapi kapan waktunya?”
“Gimana
kalau besok aja di taman dekat sekolah kita?”
“Aku
setuju banget tuh…”
“Ya
sudah besok kamu ajak Anggi untuk ke Taman dan aku juga nanti ajak Alex untuk
ke Taman juga…dan disana kita bikin surprise untuk mereka berdua”
Dan
keesokan harinya Ririn merahasiakan hal yang kemarin dibicarakan dengan Dimas
kepada Anggi. Begitu pun Dimas, ia merahasiakan kepada Alex juga. Setelah
mereka berempat tiba di Taman, Alex dan Anggi terkejut dan Dimas membisikkan
kepada Alex.
“Lex
ayo sekarang waktunya kamu untuk menembak hatinya Anggi…”
“iya-iya
aku lakuin sekarang…” dengan semangatnya
Alex
pun berbicara kepada Anggi dengan ragu-ragu dan kaki dan tangannya pun dingin.
“Anggi,
aku itu sudah lama suka sama kamu semenjak kita baru masuk SMP, kamu itu bagai
bidadari yang jatuh dari Surga yang dapat mencuri hatiku dan kamu itu cewek
yang sangat cantik, imut, baik, dan lain-lain dech... kalau gitu kamu mau ngga
jadi pacar aku? kalau kamu ngga mau menerima cintaku juga ngga apa-apa kok…”
kata Alex (dengan mengungkapkan isi semua perasaannya/hatinya dengan sangat
mendalam)
“hmm…gimana yah…ya sudah dech
aku mau sama kamu…” ujar Anggi
“Yang
bener..?” kata Alex (dengan wajah yang belum pecaya)
“Bener…”
ujar Anggi
Mereka
berdua sekarang telah sah menjadi pasangan kekasih dan mereka berdua sangat
cocok dalam menjalin hubugan kekasih dan mereka berdua tidak melupakan kedua
sahabat mereka yaitu Ririn dan Dimas karena mereka berdua telah menyatukan hati
Alex dan Anggi. Jika tanpa jasa mereka pasti Alex dengan Anggi tidak akan seperti
ini.
Saat
1 (satu) tahun kemudian mereka berempat akan menghadapi Ujian Nasional dan Alex
dan Anggi pun serius belajar untuk menghadapi Ujian Nasional, begitu juga
dengan Dimas dan Ririn ia pun serius belajar. Tetapi walaupun Alex dan Anggi
berpacaran, persahabatan mereka berempat tidak hancur dan Alex dan Anggi tetep
serius dalam bersekolah.
1
(satu) hari sebelum menghadapi Ujian Nasional mereka berempat mengaji dan
berdoa bersama semoga mereka lulus SMP.
“Ayo
teman-teman kita berdoa semoga kita nanti lulus SMP.” Ujar Dimas kepada
sahabatnya
“Iya
Amin…” kata para sahabatnya
Setelah
mereka lulus SMP dan masuk SMA. Percintaan Alex dengan Anggi kurang begitu
bagus/baik karena mereka berdua sekarang sekolahnya berbeda dan Alex pun ingin
bersekolah di luar negeri.
“Anggi
kayaknya hubungan kita sudah tidak bisa di jalin lagi karena aku akan
bersekolah di luar negeri dan aku tidak bisa menghubungi dirimu lagi…” kata
Alex (sedih..)
“Kenapa
kamu harus sekolah di luar negeri?…aku masih cinta kamu, aku masih sayang kamu,
dan aku mau kamu selalu ada di sisiku…” ujar Anggi (menagis)
“Yah
mau gimana lagi aku harus ikut dengan orangtuaku ke luar negeri…maafkan diriku
ya…aku pasti di sana selalu ingat kepada dirimu dan aku pasti akan kembali…”
“Ya
sudah kalau itu mau kamu…”
Akhirnya
percintaan/hubungan mereka putus/berakhir.
Keesokkan
harinya Alex pun pergi ke luar negeri bersama orangtuanya dan Alex belum
mengasih kabar kepada Dimas dan Ririn atas kepergiannya ke luar negeri. Dan
akhirnya Anggi pun yang menceritakan ini semua kepada Dimas dan Ririn, jika
Alex sudah pergi untuk bersekolah di luar negeri.
“Eh…sekarang
aku sedih banget karena aku sekarang sudah putus cuma gara-gara dia mau
bersekolah di luar negeri…”
“Ya
jangan sedih lagi dong…biarkan dia pergi” kata Ririn
“Iya
tuh bener…kan masih ada kita sahabat kamu” kata Dimas
“hmmm….”
Ujar Anggi (nangis tersedu-sedu)
5
(lima) tahun kemudian di SMP Alex, Anggi, Dimas, dan Ririn, mengadakan sebuah
acara yaitu reuni alumni. Alex pun mendapatkan berita tersebut dari internet
dan keesokkan harinya ia pergi ke Indonesia untuk menghadiri reuni di SMPnya
dulu sekaligus ia ingin bekerja di Indonesia. Sementara itu Anggi, Dimas, dan
Ririn juga ingin menghadiri acara tersebut
Keesokkan
harinya Anggi, Dimas, dan Ririn pergi bersama-sama ke acara reuni di SMPnya
dulu. Begitu juga dengan Alex ia bersemangat untuk datang kesana dan bisa
menemui sahabat-sahabatnya terutama kepada Anggi.
Setelah
Alex datang ia belum menemui sahabatnya.
“kemana
ya sahabatku…” (sambil berpikir)
Tidak
begitu lama, datang lah Anggi, Dimas, dan Ririn.
“Nah
itu mereka datang…” (bergembira dan ia menghampiri Anggi, Dimas, dan Ririn)
Anggi,
Dimas, dan Ririn tidak menyangka bahwa Alex akan kesini.
“Ini
Alex..? kata Anggi (kaget)
“Iya
ini aku Alex” kata Alex (bahagia bisa bertemu dengan Anggi)
Alex
dan Anggi berpelukan…dan Alex pun tidak lupa berpelukan juga dengan sahabatnya
karena sudah lama tidak bertemu.
Alex
dan Anggi pun berpisah dengan Dimas dan Ririn untuk mengobrol berdua.
“Anggi, aku di sana tidak bisa melupakan
dirimu…aku kayaknya masih cinta dan sayang sama kamu…kalau gitu kamu mau ngga
kembali ke hati aku untuk menemani diriku sampai maut memisahkan kita…?” kata
Alex (dengan serius)
“Aku
juga tidak bisa melupakan dirimu…mau” kata Anggi (menjawab dengan lembut)
“asikkk…”
kata Alex (dengan gembira)
“haha…”
ujar Anggi
Setelah
mengobrol secara serius, Alex dan Anggi kembali ke dalam acara dan bertemu
dengan Dimas dan Ririn dan menceritakan semuanya kepada Dimas dan Ririn tentang
hubungan mereka yang bersemi kembali.
Hubungan
mereka berlanjut sampai jenjang pernikahan dan sampai maut yang memisahkan
mereka…
THE AND
NAMA :
PRADITYO.EKO.SAPUTRO
KELAS : IX
SEKOLAH : SMP NEGERI 51 BANDUNG
TUGAS : CERPEN
(B.INDONESIA)

0 komentar:
Posting Komentar